kisah ini dialami oleh temanku pada tahun 2008 pada waktu itu agus masih duduk dikelas 2 STM NEGERI 1 SURABAYA.memang untuk menjaga nama dan tempatdemi kebaikan penulis tidak menggunakan nama aslinya. Minggu pagi agus bersiap-siap menuju bandara juanda untuk liburan ke rumah bibinya yan berada di kalimantan tepatnya berada di kota palangkaraya,memang mengisi liburan ini dia pingin pergi kerumah bibinya yang berada di kalimantan dan sekalian ingin membuktikan kebenaran perkataan bibinya bahwa semenjak bibinya membeli rumah tersebut kerap terjadi peristiwa-peristiwa ganjil yang tak masuk diakal. pukul 9 pagi agus pamit kepada kedua orang tuanya "hati hati ya gus,baca bismillah sebelum berangkat",begitu pesan orang tua agus. tepat pukul 16.00 agus tiba dirumah bibinya memang begitu tiba di kalimantan agus tidak langsung pergi ke rumah bibinya melainkan dia ingin keliling kota palangkaraya "ah sudah setahun aku tak ke kota ini"pikirnya begitu kaki melangkah didepan pintu rumah bibinyaterasa aura mistis yang sangat terasa. tok...tok...tok,assalamualaikum,"sahut agus " "walaikumsalam",sahut bibi imelda ohh...agus,sudah besar kamu gus",jam berapa tiba di kota ini gus," tanya bibi imelda, "jam 1 bi".sahut agus,"gus kamar kamu di belakang ya .. jawab bibi. memang sudah hampir 5 tahun bibi agus menikah tapi belum dikaruniai seorang momongan "paman kemana bi....? tanya agus "pamanmu lembur gus paling nanti jam 9 baru pulang",sahut bibi "ya sudah istirahat dulu nanti bibi buatkan makan buat kamu, agus masuk ke kamar untuk melepas lelah dalam perjalanan karena memang perjalanan tadi sangat melelahkan,"rapi juga kamarnya" pikir agus,tidak lama kemudian agus merebahkan badannya di kasur "tapi aneh kokdinding rumah ini kok ada bercak darahnya tapi menyerupai tangan..."pikir agus,mungkin karena kecapekan agus tertidur.jam 1 malam dia terbangun dia melihat bibi dan pamannya sudah terlelap dikamarnya,aneh bercak darah didinding menyerupai tangan menghilang,aneh...."pikir agus.segera dia pergi ke kamar mandi untuk buang air kecil,begitu selesai dia masuk ke kamar dan alangkah terkejutnya ketika melihat banyak pasir di tempat tidurnya,"aneh...."pikirnya.sekilas dia melihat sekelebat bayangan putih melesat dari kamarnya menuju keluar."siapa itu..."teriak agus,dia kejar bayangan itu keluar rumah tapi tidak juga menemukan,dia kelilingi rumah bibinya juga tidak menemukan agus kemudian diam sejenak berkonsentrasi memusatkan pikiran,memang agus dikaruniai bisa melihat alam ghaib yang diajarkan oleh pakdhe kolis guru spiritual dari pagar nusa, dalam penerawangannya dia melihat sosok kuntilanak sedang berada di dalam kamarnya "mau apa kau..."? tanya agus "siapa kamu berani memasuki dan menepati kamar ini" tanya makhluk tersebut "aku agus keponakan bibi imelda " sahut agus "ketahuilah...aku sudah lama tinggal disini jauh sebelum rumah ini dibangun "jawab kuntilanak tersebut "hari ini juga aku minta kamu tinggalkan rumah ini karena kamu tidak layak tinngal disini,kamu mengganggu" jawab agus, "kalau tidak aku akan bakar kamu" tantang agus.tak lama kemudian agus komat kamit membaca doa yang diajarkan pakdhe kolis,tak lama kuntilanak tersebut berteriak "panas. ...panas...panas.."tidak lama kemudian muncul asap putih dan menghilang di kegelapan malam "alhamdullillah..."sahut agus. pagi itu hari itu agus menceritakan kejadian semalam kepada bibi dan pamannya ,memang gus sejak kami pindah kerumah ini banyak kejadian aneh yang terjadi terutama di kamar kamu itu begitu penjelasan paman kepadaku,"maaf paman ..." potong agus"menurut penglihatan saya memang ada kuburan dibawah tempat tidur aku" agus menjelaskan bahwa ada seorang wanita hamil yang mati akibat korban perkosaan pada jaman penjajahan belanda" penjelasan agus "terus gimna jalan keluarnya gus"...? tanya paman "kita harus memindahkan dan menguburkan mayat tersebut dengan layak sebagaimana mestinya" terang agus.hari itu juga dengan disaksikan pak RT,aku.paman dan dibantu warga membongkar kuburan tersebut,kami angkat satu persatu tulang belulang itu kami pindahkan ke kain kafan yag sudah disiapkan lalu kami pindahkan ke makam umum yang ada dikampug itu.dan alhamdullillah sejak kamipindakan tidak ad lagi kejadian aneh {tamat}

berkomentarlah sesuka hatimu asal................ SOPAN
ReplyDelete